Pengertian dan Cara Mengatasi Bootloop Pada Android

Saturday, November 7, 2015

Sebelum masuk lebih jauh ke dalam pembahasan Cara Memperbaiki Android Bootloop, tidak ada salahnya kalian mengetahui pengertian dari Bootloop itu sendiri. Bootloop adalah istilah / sebutan untuk perangkat Android yang tidak dapat masuk ke dalam menu utama. Ciri-ciri yang paling sering di alami perangkat Android yang bootloop adalah ketika dinyalakan hanya stuck / berhenti di logo bootanimation. Bootloop ini sendiri bisa dikategorikan ke dalam Softbrick, karena masih bisa diselamatkan dengan berbagai cara yang akan saya bahas di bawah ini.



Cara Mengatasi Perangkat Android yang Bootloop :

    1. Wipe Data & Wipe Cache Melalui Recovery Bawaan

Cara yang pertama ini merupakan salah satu cara mengatasi bootloop yang paling ampuh (sepengalaman saya, hehe). Proses Wipe Data dan Wipe Cache ini sama halnya dengan Factory Reset yang bisa dilakukan melalui menu setting tiap perangkat Android, hanya saja kondisi bootloop tidak memungkinkan untuk pengguna melakukan factory reset melalui menu setting. Jangankan masuk ke menu setting, masuk menu utama saja sudah tidak memungkinkan. Berikut Langkah-langkah melakukan Wipe Data & Wipe Cache :

  • Perangkat Android harus dalam keadaan mati. Untuk lebih memastikanya, cabut baterai lalu pasang kembali di perangkat Android.
  • Masuk ke dalam Recovery Mode. Tiap perangkat Android memiliki kombinasi tombol berbeda untuk bisa masuk ke dalam Recovery Mode bawaanya. Sebagai contoh pada Samsung Galaxy Mini menggunakan tombol Home + Power yang ditekan secara bersamaan. Untuk perangkat Android lainya kalian bisa mencoba-cobanya sendiri / mencari cara masuk ke recovery nya di internet. Misal ketik saja How To Enter Recovery Mode Samsung Galaxy S3 Mini.
  • Jika sudah masuk ke dalam Recovery Mode, gunakan tombol Volume Down & Up untuk menaik turunkan pilihan. Serta tombol power untuk memilih pilihan. Pertama pilih Wipe Data lalu pilih Yes. Setelah itu pilih Wipe Cache lalu pilih Yes. Yang terakhir pilih Reboot System Now.
  • Pada proses ini seharusnya perangkat Android sudah bisa diselamatkan dari keadaan Bootloop. Namun jika masih stuck di bootanimation, ada baiknya ikuti cara kedua di bawah ini.

    2. Melakukan Proses Flashing Firmware

Flashing firmware merupakan istilah yang menggambarkan proses penginstalan ulang Firmware dari perangkat Android itu sendiri. Untuk melakukan flashing Firmware dibutuhkan beberapa bahan / peralatan, yaitu :
  • Aplikasi / Program / Tool Untuk Melakukan Flash Firmware. Contoh program / tool nya adalah Odin untuk perangkat Android Samsung, Flashtool untuk perangkat Android Sony / Sony Ericcson. Untuk brand lain bisa kalian cari dan download melalui Lounge Kaskus / Forum FB dari perangkat Android yang bersangkutan.
  • Firmware Asli / Bawaan. Firmware merupakan file / paket yang berisikan Aplikasi, Rom, dan Lain-lain yang disimpan di dalam perangkat lunak Android. Sama halnya seperti Flashing Tool, firmware bisa kalian cari di Lounge Kaskus / Forum FB dari perangkat Android yang bersangkutan. Bahkan biasanya ada tutorial beserta gambar lengkap mengenai Langkah-langkah flashing firmwarenya di sana.
  • Usb Driver. Bahan ketiga ini menurut saya adalah bahan yang paling krusial keberadaanya, hehe. Karena jika perangkat Android sampai tidak terbaca oleh Komputer / Laptop dimana flashing tool dijalankan, maka proses flashing firmware tidak akan berjalan atau dengan kata lain GAGAL. Pastikan Driver dari perangkat Android yang bersangkutan sudah terinstall dengan baik.


Jangan lupa, proses flashing firmware memiliki tingkat persentase kegagalan yang besar. Sepengalaman saya sih pernah beberapa kali gagal flashing mulai dari Laptop Tiba-tiba mati pada saat proses flashing firmware masih berjalan, lalu salah flashing firmware harusnya untuk galaxy mini malah saya install firmware galaxy ace, dan masih banyak lagi Pengalaman-pengalaman saya selama Oprek-oprek Android. Intinya persiapkan semua dengan baik, lakukan tiap langkah dengan Hati-hati, dan yang terakhir berdoa sebelum menekan tombol start XD.

FAQ

Q1 : Apa penyebab / faktor utama yang menyebabkan Bootloop?
A1 : Sepengalaman saya sih paling sering karena ganti Font baik menggunakan aplikasi 3rd party, maupun push font ke system via Root Explorer. Sebenarnya ada banyak penyebab Bootloop, pastinya ada yang gak beres sama system Sampe-sampe perangkat Android tidak bisa melakukan booting seperti semestinya.

Q2 : Cara lain untuk mengatasi Bootloop?

A2 : Sebenarnya ada lagi, kalian bisa melakukan Restore Rom yang sebelumnya sudah di backup namun harus melalui CWM Recovery / TWRP yang memiliki fitur restore & backup di dalamnya. Untuk recovery bawaan biasanya tidak menyediakan fitur tersebut. Tapi Insya Allah dengan kedua cara di atas bisa membangunkan kembali perangkat Android kalian yang sebelumnya terlelap dan tidak ingin bangun dari keadaan Bootloop.

Catatan

# Jika merasa artikel ini berguna dan bermanfaat, mohon share dan bagikan melalui FB, Twitter atau media sosial lainya.
# Jangan di Copas ya. Cukup ambil ilmunya, resapi, lalu bisa kalian buat artikel dengan Kata-kata kalian sendiri :).
Share

No comments:

Post a Comment

 
Copyright © 2015 Iqbal244-Oprek