Faktor-faktor Yang Membuat Game Android Tidak Bisa Dimainkan / Dibuka

Monday, November 9, 2015

Ada beberapa Faktor yang mungkin di alami oleh sebagian banyak / mungkin hanya user tertentu, ketika melakukan proses install game pada perangkat Android. Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi bahkan menggagalkan proses install game di Android, yang saya tulis berdasarkan pengalaman pribadi saya(iqbal244) sendiri.

1. System Tidak memenuhi Requirement

Apa sih maksud diatas? Jadi gini, secara garis besar tiap file Apk (Android Package) baik itu aplikasi maupun game yang secara Resmi ada di Playstore / diluar Playstore mempunyai Minimal Firmware yang harus di gunakan pada perangkat android untuk memenuhi persyaratan penginstallan aplikasi tersebut.

Cth : Misal pada game Call of Arena ketika kita melihat pada Playstore game ini membutuhkan minimal requirement yaitu versi 3.0(Honeycomb) dan lebih tinggi, yang berarti game ini hanya bisa di Install pada perangkat android yang memiliki Firmware versi 3.0 atau lebih dari itu (ICS,Jellybean,Kitkat,Lollipop,Marshmallow).
Nah kalo misalnya kita install game ini pada perangkat android yang masih menggunakan versi firmware 2.x.x misal Gingerbread 2.3.4 atau froyo 2.2.0 maka pada saat kita menginstall Apk tersebut akan muncul Tulisan / Peringatan bahwa Application not Installed / There is a Problem parsing the Package.

Q1 : Misal kita menggunakan Root Explorer lalu mengedit isi Build.Prop sehingga versi firmware yang kita miliki bisa dirubah dari froyo / gingerbread ke Ics / Jellybean apakah game masih bisa di Install ?

A1 : Gini ya, waktu itu pernah ada yang menanyakan hal yang sama seperti ini dan jujur saya belum pernah mencoba, Kemungkinan pertama Apk bisa di install namun game tidak bisa di buka / di jalankan karena system tetap tidak mendukung Apk tersebut untuk berjalan pada perangkat yang requirement nya tidak memenuhi. Kemungkinan kedua Apk bisa di Install dan Apk bisa di jalankan, namun pada kemungkinan kedua ini sepertinya jarang yang berhasil karena yang saya peroleh dari pengalaman user-user lain memang Apk bisa di install namun tidak bisa di buka, sama halnya seperti kemungkinan pertama.
2. There is a Problem Parsing the Package




Mungkin permasalahan yang satu ini pernah di alami oleh banyak user. Alasan mengapa muncul peringatan seperti itu ketika kita menginstall Apk baik itu aplikasi maupun game, adalah karena file Apk yang kita download mengalami Corrupted. Biasanya yang seperti ini mendownload Apk dari luar playstore. Hal seperti ini bisa di bilang wajar, mengingat dalam mendownload Apk tersebut kita menggunakan 3rd party app seperti (IDM / Dap / Accelerator lainya) dan kemungkinan lainya koneksi internet yang tidak stabil saat mendownload Apk tersebut.

Q2 : Lalu cara supaya Terinstall secara sempurna bagaimana mas iqbal??

A2 : Kalian hanya perlu melakukan proses download ulang Apk nya saja. Jika masih tidak bisa coba install di perangkat android lain. Jika masih tidak bisa juga coba buka playstore dan lihat requirement Apk tersebut, nah mungkin faktor nomor 1 yang membuat Apk tidak bisa di install pada perangkat Android anda. 



3. White Texture pada Game yang memiliki Data



Dulu nih waktu jaman - jamanya Android baru muncul di Indonesia dan masih jarang banget Game HD seperti sekarang, dan mungkin yang seangkatan sama saya waktu punya Galmin (2011 an) pasti pernah / bahkan sering mengalami Hal seperti Ini. Apa sih white texture ?

White texture = Texture putih. sebetulnya gak cuma warna putih aja sih, biasanya warna hitam juga bisa menghampiri android yang terkena gejala ini. Jadi gini ya Game HD jaman dulu itu gak seperti jaman sekarang yang Hampir semua (Gak semuanya, tapi Hampir) sudah dibuat oleh developer agar compatible dimainkan pada semua perangkat Android dengan Gpu apa saja (Adreno,Mali,Powervr,Tegra,dll) sehingga tidak akan terkena penyakit White Texture ini.

White texture adalah gejala dimana ketika game yang akan kita mainkan Texturenya tidak dapat di Render secara sempurna oleh GPU (Grapich Processing Unit) pada perangkat Android yang kita miliki. Hal ini disebabkan Game jaman dulu dibuat hanya untuk GPU tertentu jadi misalnya . Cth : Desert Winds dibuat hanya untuk Adreno, nah ketika Android dengan GPU lain memainkan game Desert Winds yang hanya compatible dengan Adreno ini maka Akan muncul keadaan dimana layar hanya Hitam / hanya Putih / hanya Hitam dan Putih saja. Sehingga texture pada game ini tidak bisa sempurna di terjemahkan oleh GPU selain Adreno.

Q3 : Bagaimana cara memperbaikinya?

A3 : kalo jaman dulu sih saya masih sering menggunakan aplikasi Chainfire 3d, sehingga game yang hanya bisa di mainkan pada GPU adreno bisa saya mainkan di GPU selainya dengan menggunakan Plugin di dalam Chainfire 3D ini. Jadi fungsi chainfire 3d ini untuk membuat GPU yang kita gunakan bisa seakan - akan di ganti dengan GPU lain (sesuai Plugin yang kita mau pakai). Tapi setau saya sih ini juga, Chainfire 3D cuma bisa di pake di Gingerbread, saya belum pernah pake di ICS/JB/Kitkat dan katanya sih gak compatible. Siapa yang tahu, karna game sekarang kan sudah Multi GPU jadi saya udah gak pernah pake CF3D ini lagi.

Q4 : kenapa developer jaman dulu tidak membuat langsung game Multi GPU saja, agar bisa dimainkan pada semua GPU?

A4 : ini sih dari pandangan Kacamata saya (walaupun gak pake kacamata). Mungkin karena dulu pasar Android dan Pasar Game HD pada android belum seluas dan sekaya sekarang, sehingga game tersebut dibuat hanya untuk pasar tertentu dimana dulu yang paling sering game HD compatible dengan perangkat ber GPU Adreno. Makanya dari dulu saya paling anti dengan GPU lain, tapi ternyata setelah saya lepas dari Adreno dengan mencoba Powervr (sgx531,540 maupun 544) , Mali (400), maupun Tegra (3) ternyata gak seburuk yang saya bayangkan. Walaupun sampe saat ini masih sreg sama Adreno apalagi kalo paketan Processornya bareng Quallcom, cihuy biasanya itu buat main game HD.

4. Sudah berhasil di Install dan pada saat dibuka langsung mental (Force Close)

Nah ini yang paling sering dihadapi oleh Gamers dalam menginstall game HD pada android. Ada banyak alasan dan penjelasan tentang permasalahan yang satu ini, salah satunya adalah lanjutan dari white texture.

Kemungkinan Pertama :

Di karenakan data game dengan Gpu tidak cocok maka game akan force close dengan sendirinya. Ketidak cocokan antara data game dengan Gpu akan menimbulkan 2 kemungkinan, white texture atau force close.

Q5 : lah kok game lama bisa dimainkan walaupun white texture sementara game baru yang datanya gak cocok akan langsung force close?

A5 : Nah itulah perbedaan game lama dan baru, saya juga bingung. Jika game lama masih bisa di buka tapi akan white texture. Sedangkan game baru jika data game dan GPU tidak cocok maka akan langsung tertutup. Mungkin GPU jaman dulu belum secanggih jaman sekarang yang langsung mengetahui bahwa data game yang di install bukanlah untuknya melainkan untuk GPU lain (Prediksi saya aja ini sih).

Kemungkinan Kedua :

Kemungkinan lain pada permasalahan keempat ini adalah Ram yang tidak mencukupi. Misalnya karena terlalu banyak menginstall aplikasi jadi RAM (Random Access Memory) pada perangkat Android akan termakan banyak, walaupun aplikasi yang kita install tidak kita buka / tidak sedang kita jalankan. Ingat multitasking pada android bisa menyebabkan banyak aplikasi di jalankan pada waktu yang bersamaan dan biasanya aplikasi android akan terus berjalan di balik layar walaupun sudah kita close / tutup sebelumnya. 


Kalo saya sih biasanya pake advance task killer untuk nge-kill app yang masih jalan di balik layar, baru setelah itu membuka game yang sebelumnya tidak bisa di mainkan. Kalau game kecil sih kayanya gak akan memakan RAM yang besar tapi seiring perkembangan zaman seperti sekarang sepertinya kita harus memiliki Android yang memiliki RAM minimal 2 gb, tapi terserah anda - anda juga sih mau pake yang berama mb / gb karena disini saya hanya menyarankan.

Kemungkinan Ketiga :

Mungkin inilah permasalahan seribu umat user android yang sering mengalami Force close pada saat pertama install dan membuka game. Biasanya nih game itu ketika kita pertama kali menginstallnya lalu membuka game tersebut, akan membutuhkan koneksi Internet (disarankan pake WIFI) untuk memverifikasi data apakah data gamenya sudah di download dan di letakan di lokasi yang tepat. Biasanya game itu di taruhnya di directory Android-Data / Android-Obb. Kalo jaman dulu game Gameloft itu menaruh datanya di Gameloft-Games (BIA2, Eternal Legacy, Fishing Kings,dll).


5. Tidak mengalami faktor 1,2,3,4 tapi kok masih tetep Force Close / tidak bisa di mainkan ?

Nah ini dia nih, menurut pengalaman saya ini adalah faktor Goib :D. Pernah waktu itu saya install game Modern combat 4 di dua Hp yang Benar - benar sama semuanya (jenisnya, versi firmware, stock rom, non root). Tetapi game MC4 ini hanya bisa di jalankan pada salah satu perangkat yang sama ini. Jadi dalam menginstall Apk baik itu aplikasi maupun Game HD ada faktor-faktor lain yang sampai saat ini saya juga belum tahu alasan / cara mengatasi faktor kelima ini. Sama halnya seperti overclock dimana ada beberapa perangkat android (Yang sama) tidak akan mampu ditingkatkan kemampuan processornya setinggi perangkat lainya.

Note :
  • Disini saya tidak bermaksud untuk sok lebih tahu dari user yang mungkin lebih banyak tahu dari saya. Saya hanya mencoba membagikan ilmu yang saya dapat dari pengalaman saya sendiri selama berkecimpung di dunia Android :)
  • Jika ada yang salah dalam artikel saya diatas mohon diberikan pembenaranya dan akan secepatnya saya perbaiki.
Share

4 comments:

  1. Kalau tiba tiba ada tulisan sayangnya, mc4 telah berhenti itu giman mas mohon solusinya

    ReplyDelete
  2. kalau cara memaksa install aplikasi yang tidak kompatibel gimana?

    ReplyDelete
  3. Hp saya redmi4a tp saya pasang game bola wining eleven kok malah keluar tulisan caramengatasi erotmarmalade v5.2.3(306653)architecture arm6 used by this application is not compatible with this device's architecture (arm4t) this application is likely to crosh. Itu gimana ea mohon solusinya mas admin trimaksih..

    ReplyDelete

 
Copyright © 2015 Iqbal244-Oprek